Melirik berita dari detikinet tergerak hati untuk membuat posting tentang pengambil alihan saham Indosat dari Singapura ke Qatar. Cukup kaget juga secara pribadi ketika Temasek justru menjual sahamnya yang ada di Indosat sebesar 43% karena selama ini aku pikir saham yang akan dijual adalah saham di Telkomsel.
Setelah membaca berita itu, langsung terbit dalam pikiranku kalau pihak Singapura lebih memilih untuk menjual saham Indosat, karena jika saham Telkomsel yang dijual maka PT Telkom saya yakin akan menjadi pembeli pertama yang akan bergerak. Yach, sisi positif yang didapat tentunya adalah makin banyaknya pemain yang berkecimpung di dunia telekomunikasi Indonesia
Lihat saja jika di list, ada Singapura yang memasukkan Temasek di tubuh Telkomsel, the leader kemudian 3 besar operator lain juga dimiliki asing. Indosat dikuasai Qatar hingga 43%, sedangkan XL dikuasai oleh Malaysia. Pemain asing lain berkecimpung di AXIS, di mana Arab memegang saham terbesar, dan HCPT yang mayoritas dimiliki oleh Hongkong
Makin ramai aja persaingan, karena investor dari timur tengah pasti jor-joran modal untuk investasi. Ya kita tau lah kalau mereka kaya dari bisnis minyak yang selalu memberikan keuntungan. Semoga kita semua bisa mendapatkan pengaruh positif, baik dengan jadi karyawan maupun jadi user yang terpuaskan dengan layanan yang diberikan para operator yang terus bersaing menjadi yang terbaik.

