Seteleh beberapa lama vacum gak pernah posting lagi di blog tercinta ini, kayak ada yang kurang rasanya klo gak sharing hehe. Sekedar sharing pengalaman kecil, sekalian me-refresh blog yang mulai kusam karena tidak ada postingan baru.
Kisah ini berawal ketika tengah malam ada panggilan di iPhone ku, ngasih info klo ada BSC yang tidak bisa dimonitor. Kita ngomongin perangkat RAN GSM berlabel Siemens ya..
Nah, ceritanya khan untuk memudahkan kita memonitor network yang makin lama makin gede ukurannya, makin banyak BTS yang harus dipelototin, akan lebih mudah untuk memonitor kalo ada aplikasi tunggal yang bisa melihat ke banyak BSC. Jadilah setiap BSC terhubung ke server yang akan memudahkan monitoring by OMC. Nah, koneksi ke server menggunakan link dari BSC namanya X25A, yang digunakan di BSC ku karena yang dibahas di sini BSC Classic Siemens.
Link X25A ini umumnya menggunakan timeslot 30 dari PCMA yang relatif stabil dan jarang mengalami outage, sehingga proses monitoring bisa terus dilakukan, tidak peduli panas ataupun hujan hehe.
Nah, malam itu aku terbangun jam 2.00 dini hari karena OMAL yang down dan ada info kalau all signalling di BSC tersebut juga down. Ampyuunn…. Lagi enak-enaknya bobo neh hehehe. Walaupun akhirnya setelah ditelusuri info itu salah karena kesalahan pembacaan data, namun itulah awal dari perjuanganku untuk membangkitkan OMAL.
Karena hingga pukul 4.00 belum naik juga OMAL BSC ini, sedangkan link X25A naik dan upaya pertolongan pertama dengan melakukan switch modul IXLT tetap belum berbuah manis, akhirnya diputuskan untuk melakukan proses troubleshooting keesokan harinya. Hal ini dilakukan mengingat butuh koordinasi dengan orang bagian switching sehingga problem yang ada bisa dilokalisir dan segera ditemukan solusinya. Kebetulan jam segitu orang switchingnya sudah pulang rumah.
Keesokan harinya dilanjutkan dengan koordinasi dengan teman switching untuk mengurut link nail up X25A karena di sisi BSS yakin kalo tidak ada masalah, dibuktikan dengan link X25A di BSC yang naik, walau setelah diamati lebih lanjut ternyata beberapa kali flicker dan alarm degraded. Hingga siang hari rekan SS sudah melakukan delete create nail up baik di sisi MSC maupun di router yang menyambungkan link ke server Jakarta. Hmm, makin puyeng aja karena BSC tidak termonitor sehingga ada kemungkinan ada BTS atau justru BSC down tetapi tidak terdeteksi. Akhirnya teman SS angkat tangan dan merasa apa yang bisa mereka lakukan sudah dilakukan dalam upaya membangkitkan OMAL 2 BSCku. Waduh, gimana nih gw mulai panik juga jadinya…
Akhirnya kuputuskan untuk login ke TRAU dan remote ke BSC. Gw ajak rekan switching untuk memindahkan X25A dari PCMS 38 ke PCMA 44 dengan pertimbangan untuk mengeliminir flicker pada link X25A. Namun belakangan didapati ternyata upaya itu belum membuahkan hasil yang maksi
Link X25 masih flicker man!!! Terpaksa phone a friend, karena tidak ada opsi fifty-fifty hehe. Tanya teman di sana-sini ada yang menyarankan untuk switch modul MPCC, delete CBCL, pindah lagi link X25A. Yes!!! Ada banyak solusi yang bisa dicoba hehe
Akhirnya setelah baca-baca edocs dari BR7 – BR9.0 walau cuman baca seperlunya (sebelumnya jarang-jarang nih edoc gw baca2 kecuali klo ada masalah dan sedang troubleshoting begini
). Yang pasti nih edoc gw baca gak bakalan mpe katam, orang dibukan cuman klo butuh referensi aja, gak pernah dipelajari layaknya text book jaman SD-SMA dulu. Alhasil, step demi step gw coba. Pertama gw delete CBCL yang menurut senior gw, pengalamannya bisa membangkitkan OMAL dengan delete nih item yang tidak berguna! hehe Ndak berguna buat gw sama senior gw tapi kayaknya berguna buat orang2 Sales .
Ah, ternyata delete CBCL ndak ngefek, call rekan SS dech untuk lock unlock port di MSC dan router. Finally, tips terakhir pun dijalankan yaitu switch modul MPCC! Harus dilakukan di local (LMT) di BSC sebagai antisipasi aja klo terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, karena modul ini adalah modul utama yang menjadi otak BSC. Ndak lucu tentunya kalo waktu kita remote BSC kemudian kita melakukan action ke BSC yang menyebabkan BSC down kemudian kita harus menuju ke BSC, wow outagenya besar donk?
Aaah.. akhirnya pelan tapi pasti si OMAL bangkit dari mimpi buruknya.. Tapi sampai sekarang masih juga bingung kenapa bisa begitu? Selama ini problem OMAL menurut rekan SS adalah problem paling gampang koq ini bikin pusing hingga nda bisa tidur? Syukurlah dah naik jadi bisa bernafas lega, walau beberapa detik kemudian ada panggilan lain karena ada 3 node-B yang tertidur juga. Uh, siram air aja biar bangun!!! wakakaka
Itu sharing dan catatan kecil aja biar gw inget masa-masa berjuang dengan perangkat Siemens karena tidak lama lagi gw bakalan lebih banyak ber-’joged’ dengan barang Cina punya. Dampak perang tarif nih hehehe. Gpp, perangkat baru otomatis ilmu baru khan? Selalu ambil hikmah terbaik aja lah…









